Garut - Densus 88 Antiteror masih melakukan olah tempat kejadian perkara di kediaman Ahmad Sukri, salah seorang pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Olah TKP itu juga melibatkan tukang gali.
Olah TKP berlangsung di Kampung Cempaka Kelurahan Lebak Jaya, Karangpawitan Garut Jawa Barat, Kamis. Proses olah TKP sempat terkendala hujan yang turun dengan lebat.
Densus olah TKP di rumah Ahmad Syukri di Garut. Foto: Hakim Ghani/detikcom |
Pantauan di lokasi, sekitar lima orang warga yang diketahui berprofesi sebagai petani dan penggali kuburan dibawa polisi ke sekitar tempat olah TKP. Salah seorang tulang gali, Muksin mengatakan, dirinya diminta untuk menggali sesuatu di kontrakan Ahmad.
"Belum tau apa-apanya tapi disuruh gali di bagian belakang rumah," kata Muksin kepada detikcom di lokasi.
Muksin menambahkan, ia dan lima orang temannya yang lain diperintahkan untuk menggali septic tank yang berada di bagian belakang rumah. "Iya septic tank," tutur Muksin.
![]() |
Belum diketahui apa maksud penggalian septic tank itu. Hingga saat ini, proses olah TKP masih berlangsung meskipun di bawah guyuran hujan.
Pihak Densus 88 hingga saat ini belum memberikan keterangan. Rencananya, olah TKP akan dilanjutkan di rumah adik ipar Ahmad Sukri, H, di Kampung Paledang, Desa Sucikalet, Garut.
detik.com
0 Response to "Densus Gali Septic Tank di Rumah Kontrakan Bomber Kampung Melayu"
Posting Komentar