Aksi Satgas Mafia Pangan Jelang Ramadan - Regional

Pekalongan - Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan, Jawa Tengah melakukan sejumlah antisipasi menjelang Bulan Ramadan guna mencegah kelangkaan stok pangan dan kebutuhan masyarakat. Untuk itu Satgas 'mengobok-obok' Bulog dan pangkalan Liquefied Petroleum Gas.

Satgas Mafia Pangan yang dipimpin Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Riyanto melakukan sidak ke Bulog Divre IV Pekalongan dan di PT Rodeso Pekalongan distributor LPG subsidi 3 Kg .

"Upaya sidak yang terus dilakukan oleh Satgas Mafia Pangan menjelang bulan suci Ramadan supaya dapat membantu masyarakat mengurangi kecurangan-kecurangan dalam pembelian beras maupun gas LPG," ucap Agung Riyanto disela-sela sidak menjelang Bulan Ramadan di Bulog Divre IV Pekalongan, Senin.

Saat berada di Bulog Drive IV, tim Satgas Mafia Pangan juga melakukan pengecekan beras raskin sebelum didistribusikan ke masyarakat.

Hasil pengecekan dan pengawasan yang didapatkan di Bulog, diketahui kapasitas satu gudang beras besar, yakni 3500 ton. Sehingga untuk kapasitas gudang seluruhnya di sini kurang lebih mencapai 14.500 ton.

"Stok saat ini di sini sebanyak 9500 ton dan masih mencukupi selama 10 bulan. Untuk beras raskin yang sedang didistribusikan adalah alokasi bulan Maret 2017 sebesar 801.720 kg," jelasnya

Kemudian, tera timbangan beras dinilai masih normal. Hal lain yang dimonitor menjelang Bulan Ramadan ini, yakni jumlah beras yang akan didistribusikan antara 14,97 hingga 15,1 per kantong.

"Untuk unit pengolahan gabah dan beras dalam satu jam menghasilkan 2,5 ton dan untuk stok gula sebanyak 123.980 kg perbulan. Kuota gula itu untuk memenuhi program e-voucher yang baru dilaksanakan di 34 kota, termasuk Kota Pekalongan," ungkapnya.

liputan6.com

loading...

0 Response to "Aksi Satgas Mafia Pangan Jelang Ramadan - Regional"

Posting Komentar

loading...