Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono akan menjenguk terpidana penistaan agama Basuki T Purnama di Mako Brimob, Depok pada besok. Arief mengaku ingin mengetahui kondisi sekaligus bersilaturahmi dengan Ahok sapaan Basuki.
"Ya untuk melihat keadaan Ahok di Mako Brimob," kata Arief melalui pesan tertulisnya, Jumat.
Perbedaan sikap politik, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang untuk bersilaturahmi. Apalagi, kata Arief, dulu Ahok pernah menjadi kader partai Gerindra.
"Apapun tidak boleh perbedaan garis politik lalu kita menghilangkan silaturahmi. Apalagi Ahok kan dulu pernah di Partai yang sama dengan saya," tegasnya.
Arief berharap Presiden Joko Widodo bersedia meluangkan waktu untuk mengunjungi Ahok. Jokowi diminta tidak khawatir popularitasnya sebagai Presiden merosot hanya karena menjenguk Ahok.
"Saya juga berharap Pak Joko Widodo di saat tidak sibuk jenguklah Ahok sebagai sahabatnya Pak Joko Widodo. Dan enggak perlu lebay takut popularitasnya menurun atau takut disangka akan mengintervensi," imbuh Arief.
Selain kepada Jokowi, Arief meminta kepada pihak-pihak yang berseberangan pandangan politik dengan Ahok melupakan panasnya persaingan di Pilgub DKI Jakarta. Sehingga bisa meluangkan waktu menjenguk Ahok.
"Jangan kita simpan dendam dan terus menyudutkan Ahok. Ini tidak baik bagi kehidupan politik dan sebagai sesama anak bangsa. Apalagi Pilkada sudah usai," harapnya.
Dia juga mengimbau kepada semua pihak untuk tidak menyudutkan dan mengejak Ahok atas masalah yang menimpanya. Kasus Ahok, lanjutnya, harus dijadikan pelajaran untuk saling menghargai satu sama lain.
"Ahok sekarang menjalani hukuman bukan berarti kita malah mengejek atau malah suka dengan yang menimpa Ahok justru kita harus bisa dapat belajar dari kasus yang menimpa Ahok," tutup Arief. [bal]
merdeka.com

0 Response to "Besok, Waketum Gerindra akan jenguk Ahok di Mako Brimob"
Posting Komentar