Politikus Gerindra Ini Ingin Jenguk Ahok di Tahanan - News

Jakarta - Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengutarakan niatnya untuk menjenguk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

"Iya saya ingin menjenguk Ahok," ucap Arief kepada Liputan6.com, Minggu.

Arief menyatakan, meski tak lagi bergabung di Gerindra, Ahok tetaplah teman dan sahabatnya. Selain itu, dia mengaku ingin melihat keadaan Ahok sekarang dan memberikan dukungan.

"Ahok kawan saya dan pernah satu barisan di Gerindra walaupun akhirnya beliau keluar karena beda pandangan dalam berpolitik," tutur Arief.

Dia berharap Ahok akan mendapat keringanan hukuman saat banding nanti. "Malah saya berharap, nanti dalam proses banding Ahok, mendapatkan keringanan hukum atau bebas," ucap dia.

Arief meminta semua pihak yang  berseberangan dengan Ahok untuk menghentikan perbuatan menghina atau mengejek di media sosial.

"Saya harap, Pak Joko Widodo juga sebagai sahabat Ahok, mestinya juga turut menjenguk Ahok, kalau punya waktu senggang," tandas Arief. 

Sebelumnya, pengacara Ahok, I Wayan Sudirta mengatakan, hanya pihak pengacara dan keluarga yang boleh menjenguk. Selain itu, masih tidak diperkenankan.

"Nanti takutnya disalahartikan, jadi Pak Djarot enggak masuk. Pak Jusuf Kalla juga enggak boleh, Pak Jokowi juga enggak, dan Mas Hasto juga enggak boleh masuk," tutur I Wayan.

Ahok divonis 2 tahun penjara majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa, 9 Mei 2017. Vonis ini lebih berat dari tuntutan jaksa yang meminta Ahok dipenjara 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

Dalam putusannya, Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto mengesampingkan dakwaan jaksa terkait Pasal 156 yang dikenakan terhadap Ahok. Majelis hakim yang terdiri dari lima orang tersebut menjerat Ahok dengan Pasal 156a terkait penodaan agama.

liputan6.com

loading...

0 Response to "Politikus Gerindra Ini Ingin Jenguk Ahok di Tahanan - News"

Posting Komentar

loading...