Jayapura - Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, punya pertanyaan wajib terkait noken setiap bertemu orang Papua. "Mana nokenmu?"
Jika sang lawan bicara tak menggunakan noken, dia menukas. "Jangan ngaku anak Papua, kalau ko tra pake noken."
Klemen selalu mengingatkan orang-orang di sekelilingnya untuk menggunakan noken dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya selalu membawa 5-10 noken setiap bepergian. Noken-noken itu biasa saya berikan kepada tamu-tamu yang saya jumpai, terutama bagi mereka yang belum memakai dan mengetahui noken," ucapnya.
Klemen sampai saat ini selalu menggunakan noken buatan sang mama. Noken yang selalu dipakainya itu dari kulit kayu yang diberi pewarna alami hitam dengan strip warna putih, kuning dan merah.
"Ini noken buatan mama saya yang tak pernah saya lepaskan. Kemana pun saya pergi, saya selalu memakai noken ini," kata Klemen.
Pada setiap kesempatan, Klemen juga selalu berbicara tentang apa itu noken, bagaimana proses pembuatan noken yang pengerjaannya selalu dilakukan oleh perempuan Papua.
"Noken Papua sudah mendunia, tetapi tetap harus dipromosikan. Saya selalu punya stok noken, kalau ada tamu yang datang saya berikan sebagai suvenir, begitu juga kalau saya keluar kota selalu membawa noken untuk diberikan ke teman-teman sebagai oleh-oleh," ia menjelaskan.
Klemen yakin, jika masyarakat sudah mencintai noken, pasti noken itu akan dicari sendiri dan ini sama saja membantu mama Papua yang membuat noken. Itu untuk memutar roda perekonomian keluarga mama pembuat noken dan menggairahkan ekonomi keluarga di Papua.
liputan6.com

0 Response to "Tanpa Noken, Jangan Mengaku Anak Papua - Regional"
Posting Komentar