Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melibatkan tenaga teknologi informasi PT Kereta Api Indonesia untuk membantu mengatasi peretasan. Pembangunan satu sistem pengamanan pelayanan berbasis TI di ESDM diharapkan akan selesai pada tahun ini.
"Saya telah meminta bantuan unit TI Kereta Api untuk membantu mengamankan 'firewall' dan sebagainya," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan seperti dikutip dari Antara di Beijing, China, Kamis malam.
'Firewall' adalah sistem yang dirancang untuk mencegah akses yang tidak diinginkan dari atau ke dalam suatu jaringan internal.
Dia mengakui sistem pelayanan di Kementerian ESDM yang seperempat hingga setengahnya sudah daring tersebut rentan diretas.
"Sistem pengamanannya sekarang sudah bagus sehingga kalau diretas tidak mudah," ujar mantan Direktur Utama PT KAI itu ditemui seusai mengikuti Konferensi Tingkat Menteri tentang Energi Bersih kedelapan itu.
Meskipun demikian, pihaknya akan terus memperbarui karena cara kerja peretasan itu juga perkembangannya sangat cepat. "Upgrade tidak boleh disetop karena peretasan terus berkembang," kata Menteri Jonan yang sebelumnya menjabat Menteri Perhubungan tersebut.
Sebelumnya, Kementerian ESDM meluncurkan aplikasi ESDM One Map Indonesia dan Aplikasi Monitoring Realisasi Anggaran di Jakarta pada 31 Mei 2017.
Peluncuran kedua aplikasi berbasis web itu sebagai perwujudan pemerintahan yang terbuka dan memberikan manfaat optimal kepada masyarakat.
[bim]
merdeka.com

0 Response to "Menteri Jonan gandeng ahli IT KAI tangkal serangan hacker"
Posting Komentar