3 Bukti Karma Baik yang Terjadi di Kehidupan Nyata - Global

Jakarta - Di era modern seperti sekarang, tak sedikit orang yang masih percaya dengan kutukan. Namun banyak pula yang menganggap hal itu hanya isapan jempol di sebuah negeri dongeng.

Sebenarnya, konsep karma sudah dikenal sejak zaman dahulu kala. Bahkan, semenjak penyebaran agama Hindu dan Buddha. Karma sendiri berasal dari bahasa Sanskerta. 'Karman' yang berarti tindakan dan 'Pali' yang berarti aksi.

Berbicara mengenai karma, sama halnya ketika membahas seputar aksi dan reaksi. Konkretnya suatu tindakan akan menghasilkan suatu efek tersendiri.

Dari manakah efek itu berasal? Tentu jawabannya dari diri sendiri. Secara sederhana, karma berarti suatu konsekuensi yang diterima karena kelakuan atau perbuatan si manusia sendiri.

Hasil atau buah dari tindakan itu disebut karmaphala.

Ada yang menyangkutpautkan karma dengan sesuatu hal buruk. Pun tak sedikit yang percaya, bahwa karma merupakan balasan bagi perbuatan seseorang di masa lalu. Contohnya, seorang pria yang merebut kekasih temannya sendiri diyakini akan mengalami kejadian serupa di masa mendatang.

Namun, tak semua karma itu berbuah pahit. Ibaratnya, jika menanam benih kebaikan tentu akan mendapat buah yang manis di masa depan.

Kalau berbuat baik maka balasannya pun setimpal dengan perbuatan tersebut. Menolong tanpa pamrih adalah salah satu contoh dari buah manis tersebut.

Karma baik memang tak cepat dirasakan, tetapi suatu hari nanti akan ada saatnya kebahagiaan itu datang. Asal ikhlas dalam membantu, cekatan dalam bekerja dan sungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaan.

Dikutip dari laman Listverse.com, Sabtu berikut 3 bukti nyata karma baik yang terjadi di kehidupan nyata:

liputan6.com

loading...

0 Response to "3 Bukti Karma Baik yang Terjadi di Kehidupan Nyata - Global"

Posting Komentar

loading...