Ari, pengunjung pantai Segara Sari di kawasan Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, dilarikan ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo. Warga Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur itu tersengat racun ikan di perairan pantai saat berwisata libur lebaran sore tadi.
"Benar, tadi ditangani sementara oleh tim di pos SAR khusus Segara Sari yang ada di Manggar," kata Kepala Basarnas Kaltim-Kaltara Kantor SAR Balikpapan Mujiono, Rabu.
Sementara, Kasi Operasi Basarnas Kantor SAR Balikpapan Octavianto menerangkan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.45 Wita. Sebelumnya, Ari tiba bersama keluarganya, untuk berlibur lebaran.
"Korban bermain, berenang di pantai, dan kemudian tersengat racun berbisa ikan toka-toka, sejenis ikan pari di kaki kanannya," ujar Octavianto.
Personil pos SAR Lebaran di pantai Segara Sari, langsung bergegas memberikan pertolongan kepada Ari, dan memberikan penanganan darurat.
"Tapi tim di pos, menilai korban ini perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut dari medis," tambah Octavianto.
"Kondisinya lumayan parah, dan dikhawatirkan pendarahannya tidak akan berhenti. Tadi, diputuskan oleh tim juga untuk segera membawanya ke rumah sakit menggunakan ambulans," ungkap Octavianto.
Masih dijelaskan Octavianto, sepanjang hari ini di pantai Segara Sari, masih diwarnai kejadian anak terpisah dari rombongan keluarganya, meski akhirnya berhasil dipertemukan kembali. "Setelah diumumkan menggunakan pengeras suara kepada pengunjung pantai," terang Octavianto.
Ribuan kendaraan masih memadati kawasan pantai, di hari kedua libur lebaran Idul fitri. Tercatat, lebih dari 650 mobil dan 725 motor masuk area pantai Segara Sari. Pengunjung sendiri tercatat dari kabupaten dan kota di sekitar kota Balikpapan, maupun juga berasal dari DKI Jakarta dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Ada 5.150 pengunjung pantai, itu baru yang tercatat sampai jam 12 siang tadi ya, demikian Octavianto. [ded]
merdeka.com

0 Response to "Ari pendarahan kena racun ikan Toka Toka di Pantai Segara Sari"
Posting Komentar