Mensos Puji Psikologis Anggota Brimob Korban Penusukan

Jakarta -

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjenguk dua anggota Brimob korban penusukan di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan. Mensos menyebut kedua anggota Brimob tersebut memiliki psikologis yang kuat.

"Saya bertemu dengan kedua beliau, ternyata kedua beliau memiliki kekuatan psikologis yang luar biasa, ketahanan tubuh yang luar biasa," kata Khofifah di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin.

Karena itu, Khofifah yakin kedua anggota Brimob tersebut segera pulih dan segera kembali ke rumahnya masing-masing.

"Mudah-mudahan proses recovery-nya dalam 2 hingga 3 hari ini mereka sudah diizinkan kembali ke rumah. Artinya bahwa mereka baik, tegar dan teguh," imbuh Khofifah.

Khofifah menyesalkan teror penusukan yang dilakukan di tempat ibadah. Penusukan terjadi pada Jumat.

"Mestinya kita jaga momentumnya Idul Fitri semua ingin mendapatkan kemenangan, ingin kembali suci seperti saat mereka baru lahir tetapi ternyata tercederai dan pencederaan itu justru terjadi di masjid dan baru selesai melaksanakan ibadah salat," kata Khofifah.

Dua anggota Brimob yang jadi korban, AKP Dede Suhatmi dan Briptu Syaiful B mengalami luka di bagian wajah akibat diserang dengan pisau sangkur. Pelaku mengincar leher korban, namun pisau sangkur mengenai wajah korban yang melakukan perlawanan.

Usai menusuk, pelaku melarikan diri ke arah Terminal Blok M. Karena tembakan peringatan diabaikan, pelaku ditembak polisi hingga akhirnya tewas.

detik.com

loading...

0 Response to "Mensos Puji Psikologis Anggota Brimob Korban Penusukan"

Posting Komentar

loading...